• Jumat, 20 Mei 2022

Ayo Kawal! Bantuan 200 Ribu/Bulan untuk 17 Juta Keluarga Selama Setahun

- Sabtu, 27 Maret 2021 | 14:54 WIB
Bantuan 200 RIbu Kemensos
Bantuan 200 RIbu Kemensos

Jatengpost.com - Bantuan Kemesos mulai menggelontorkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2021. Sepanjang tahun ini, Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan ada 17 juta keluarga, menjadi penerima bantuan ini. Bantuan dengan nilai Rp 200.000/bulan, bakal menyasar kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdaftar. Sistem pendaftaran yang mencatat yakni Data Terpadu Program Penangan Fakir Miskin (DT-PFM) Kemensos. Sabtu, 27 Maret 2021. Nantinya, KPM BPNT akan memberikan bantuan selama setahun dengan total penerima manfaat sebesar Rp 2.400.000 per KPM. Selama Maret 2021, akan menyalurkan pada beberapa tahap pada 22 Maret sejumlah 4.502.451 KPM, 25 Maret sejumlah 5.993.734 KPM dengan akumulasi sejumlah 10.496.185 KPM. Adapun proses penyaluran selanjutnya diharapkan dapat dilakukan pada 29 Maret sejumlah 4.000.000 KPM, dan pada 30 Maret sejumlah 3.000.000 KPM. "Diharapkan total akumulasi penyaluran akan mencapai 17.496.185 KPM termasuk pembayaran April yang dipercepat", ungkap Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama melalui keterangan resmi, Sabtu (27/3/2021).

Bantuan 200 Ribu/Bulan untuk 17 Juta Keluarga

"Diharapkan total akumulasi penyaluran akan mencapai 17.496.185 KPM termasuk pembayaran April yang dipercepat", ungkap Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama melalui keterangan resmi, Sabtu (27/3/2021). Manfaat BPNT didistribusikan ke Kartu Sembako yang diberikan kepada KPM. Nantinya, manfaat itu dapat dibelanjakan KPM di gerai-gerai e-warong dalam bentuk sembako. Seiringan dengan realisasi penyaluran BPNT, Kemensos juga melakukan pemadanan data KPM dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sudah sesuai dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Selama Maret 2021 tercatat sejumlah 11.746.119 data dari 509 kabupaten/kota telah mengalami perbaikan dan pemadanan data. "Kami, masih menunggu perbaikan data dapat dituntaskan paling lambat Sabtu (27/3) pukul 23.59 WIB," tegas Asep. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran program dan menghindari kesalahan penyaluran.

Editor: Nandang

Tags

Terkini

Keren! Muktamar NU 2021 akan Bahas Tiga Isu ini

Minggu, 5 Desember 2021 | 08:32 WIB
X