• Minggu, 23 Januari 2022

23 Orang di Jawa Tengah Tewas Akibat Jebakan Tikus Pakai Listrik, Kapolda Bereaksi

- Senin, 10 Januari 2022 | 19:34 WIB
23 Orang di Jawa Tengah Tewas Akibat Jebakan Tikus Pakai Listrik
23 Orang di Jawa Tengah Tewas Akibat Jebakan Tikus Pakai Listrik

Jatengpost.com - Setidaknya sebanyak 23 orang di Jawa Tengah meninggal dunia akibat jebakan tikus menggunakan listrik sejak tahun 2020 lalu. Kasus jebakan tikus menggunakan listrik yang memakan korban jiwa datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Sragen. Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi resmi melarang pemakaian jebakan tikus yang dialiri listrik. Menurut Luthfi, penggunaan jebakan tikus yang dialiri listrik merupakan cara ilegal. "Cara-cara membasmi tikus dengan jebakan listrik merupakan cara ilegal," kata Kapolda Jateng dalam siaran pers di Semarang, Minggu (8/1). Ia memastikan kepolisian akan menindak tegas pemilik atau orang yang memasang jebakan tikus yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa. Kapolda mengapresiasi dan mendukung penggunaan cara-cara aman dalam membasmi tikus di persawahan, seperti dengan membudidayakan tyto alba sebagai pemangsa alaminya. Ia menilai burung serak jawa atau tyto alba efektif dalam membantu petani dalam mengendalikan hama tikus. Ia juga memerintahkan Bhabinkamtibmas bekerja sama dengan penyuluh pertanian agar mengajak petani memanfaatkan tyto alba sebagai pengendali hama tikus. Sementara Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Iqbal Alqudusy menambahkan sudah cukup banyak korban berjatuhan akibat penggunaan jebakan tikus berlistrik. Setidaknya, 23 orang di berbagai daerah di Jawa Tengah meninggal dunia akibat jebakan listrik ini. "Sebagian akibat senjata makan tuan, yang lainnya menyebabkan korban jiwa dari orang lain yang melintas di persawahan," katanya.  

Editor: Ais Mubarok

Tags

Terkini

X