• Kamis, 8 Desember 2022

Kesal dengan Banyaknya Penolakan Pembangunan IKN dari Berbagai Pihak, Isran Noor: Hati-hati Bisa Pendek Umur

- Sabtu, 29 Oktober 2022 | 16:46 WIB
isran noor berkelakar: hati-hati bisa pendek umur
isran noor berkelakar: hati-hati bisa pendek umur

Jatengpost.com - Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor mengaku kesal dengan orang-orang yang menolak pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di daerah yang dipimpinnya. Ia berkelakar kepada siapapun yang menolak IKN untuk berhati-hati, sebab menurutnya hal tersebut bisa membuat umur menjadi pendek. 

"Saya sampaikan ini kepada seluruh pihak karena masih ada orang yang tak setuju, masih ada yang komentarnya miring-miring bahwa IKN belum saatnya pindah. Ada banyak. Di sini nggak ada, di sana. Hati-hati yang nggak setuju, bisa pendek umurnya," tuturnya.

Kelakar tersebut disampaikannya dalam acara Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang yang di gelar di Titik Nol IKN Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Acara tersebut juga di siarkan langsung melalui kanal YouTube Kemenpora, pada Jumat (28/10) kemarin.

Baca Juga: Menpora Zainudin Amali Wakili Jokowi Beri Sambutan Acara Puncak Sumpah Pemuda di IKN

Dia mengaku kesal atas komentar miring sejumlah pihak terkait pembangunan IKN. Isran Noor meminta maaf jika ada yang tersinggung terkait kelakarnya tersebut. Sebab, menurutnya, alasan penolakan IKN sendiri terbilang cetek.

"Mohon maaf ya jangan ada yang tersinggung. Tapi ada buktinya (yang tidak setuju). Atau kebetulan. Ada yang menolak dengan alasan cetek kita belum punya keuangan yang cukup. Ini urusan negara. Kita belum punya kekuatan ekonomi untuk membangun ibu kota baru, ini cetek," kesalnya.

Terkait dengan alasan-alasan masalah keuangan terkait pembangunan IKN yang muncul, Isran Noor membandingkannya dengan pengeluaran pemerintah dalam penanganan Covid-19. Menurutnya, uang 1.000 trilyun dikeluarkan pemerintah untuk Covid-19 dengan tidak terasa.

Baca Juga: Hasil UEL Man United 3-0 Sheriff: Maguire Kembali Bermain, Ronaldo Cetak Gol Lagi!

"Negara habiskan uang negara Rp 1.000 triliun lebih. Hanya ngurusin COVID sontoloyo itu saja. Kita nggak kerasa. Ini urusan bangsa," ungkapnya.

Isran Noor pun kembali meminta maaf jika salah berbicara. Sebab, dirinya mengaku sangat kesal atas penolakan IKN ini.

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X