• Kamis, 8 Desember 2022

Segera Bentuk Tim Usut Dugaan Pidana pada Kasus Gagal Ginjal Akut, Polri Bangun Kerja Sama dengan BPOM

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 00:18 WIB
polri segera bentuk tim unutk usut dugaan tindak pidana terkait kasus gagal ginjal akut
polri segera bentuk tim unutk usut dugaan tindak pidana terkait kasus gagal ginjal akut

Jatengpost.com - Merebaknya kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Antipikal (GGAPA) yang menyebabkan ratusan anak-anak berusia dini meninggal dunia menjadi perhatian utama pemerintah. Mabes Polri, menanggapi terkait pernyataan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy akan segera membentuk tim untuk mengusut dugaan pidana terkait kasus tersebut.

Sebelumnya, Muhadjir Effendy meminta Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut kasus yang sudah dirasa sangat membahayakan tersebut. Disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pendalaman kasus.

"Tentunya Polri akan segera membentuk tim. Berkoordinasi dengan Kemenkes dan BPOM untuk bersama mendalami kejadian tersebut," ucap Dedi saat dikonfimasi, pada Minggu (23/10).

Baca Juga: Terkana Sanksi Lisan dari PDIP, Ganjar Buka Suara: Saya Taat Semua Keputusan Ketua Umum

Menko PMK Muhadjir Effendy sebelumnya meminta Kapolri untuk mengusut kasus gagal ginjal tersebut untuk melihat apakah ada unsur pidana di dalamnya.

"Pengusutan terbilang penting untuk memastikan ada tidaknya tindak pidana di balik kasus," kata Muhadjir dalam keterangan tertulis, pada Jumat (21/10).

Diketahui, hingga Minggu (23/10), Kementerian Kesehatan mencatat kasus GGAPA mencapai 245 kasus di 22 provinsi. 141 di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Dengan demikian, fatality rate atau tingkat kematian kasus ini mencapai 57,5 persen.

Baca Juga: Mengaku Kecewa dengan Keputusan Lesti Kejora yang Cabut Laporan: Wajar Saya Kecewa

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X