• Kamis, 8 Desember 2022

DPR Skak Mat Nadiem Makariem Soal Gaji Guru, DPR RI: Apa Yang Disampaikan Nadiem di PBB Tidak Sesuai Fakta

- Selasa, 27 September 2022 | 22:24 WIB
Ilustrasi rapat kerja dpr ri komisi x bersama kemendikbud ristek
Ilustrasi rapat kerja dpr ri komisi x bersama kemendikbud ristek

Jatengpost.com - Menteri pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Naidem Makarim beserta jajarannya melawat ke gedung DPR RI.

Lawatan tersebut, Nadiem dan jajarannya bertujuan mengahdiri rapat kerja yang diselenggarakan oleh Komisi X DPR RI. Dalam forum tersebut, DPR mengkritik Kemendikbud soal gaji dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) daerah yang tersendat. 

Anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru meminta Kemendikbud Ristek agar cepat dan tanggap dalam menanggapi keluhan gaji guri honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah. 

Baca Juga: New Honda Vario 125 Hadir dengan 3 Tipe, ini 4 Perbedaan CBS, CBS ISS dan CBS ISS SP

“Terkait P3K, kami juga ingin Kemendikbud Ristek ini bergerak cepat dalam proses pengangkatan guru honorer. Karena masih banyak sekali keluhan-keluhan, mungkin bukan hanya di dapil, saya juga tapi seluruh Indonesia,” tegasnya, Senin (26/9), dikutip dari YouTube DPR RI.

Politikus dari fraksi Partai NasDem itu juga menyinggung puluhan guru P3K yang belum digaji selama sembilan bulan sejak Desember 2021.

Para guru tersebut diketahui sempat mendatangi Kopi Johny di Kelapa Gading, Jakarta Utara untuk meminta bantuan pengacara Hotman Paris Hutapea.

Baca Juga: Yuk Intip Perbedaan Unik yang Dimiliki New Honda Vario 125 dengan Vario Series Lainnya!

Di kesempatan yang sama, anggota komis X DPR RI Anita Jacoba Gah juga mengkritik hal yang sama terkait gaji guru. Ia lantas membahas apresiasi yang diterima Nadiem Makarim dari pemimpin-pemimpin negara di forum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Mas Nadiem bisa mendapatkan tepuk tangan di luar negeri, tetapi tidak dengan kami. Apa yang harus kami apresiasi sedangkan banyak masyarakat yang menangis?" tanya Anita.

Kemudian Anita mengatakan, Nadiem Makarim tidak perlu merasa bangga karena mendapat tepuk tangan dari pemimpin-pemimpin negara di forum PBB itu. Menurutnya, Nadiem tidak layak mendapatkan tepuk tangan itu.

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X