• Selasa, 4 Oktober 2022

Pemuda Asal Cirebon Dituding Sebagai Sosok Bjorka, Sang Hacker Pembobol Jutaan Data

- Rabu, 14 September 2022 | 20:07 WIB
Pemuda asal cirebon dituduh sebagai Bojrka
Pemuda asal cirebon dituduh sebagai Bojrka

Jatengpost.com - Seorang pemuda bernama lengkap Muhammad Said Fikriansyah asal Cirebon Jawa Barat dituduh sebagai orang dibalik sosok Bjorka, Hacker pembobol jutaan data di Indonesia.

Usai ramai diperbincangkan karena ulahnya, peretas Bjorka yang selama ini menggunakan akun anonim baik di sosial media maupun di kanal websitenya untuk mengapload data yang dicuri. Kini identitas Bjorka yang belum diketahui keaslianya gantian disebar oleh akun instagram @volt_anonym yang mengaku sebagai Hacker lokal.

"Data yang katanya 133M dari meretas Kominfo tidak lebih isinya cuma 200 data saja dan itu pun di copy sehingga banyak data yang sama seolah-olah data yang dia curi sebanyak 133M padahal cuma 200 an," tulis akun @volt_anonym, Rabu (14/9).

Baca Juga: Profil Biodata Muchdi Purwoprandjono, Terseret Kasus Pembunuhan Munir

Akun @volt_anoanym juga menyebut jika Bjorka memiliki tim untuk pansos. Menurut @volt_anoanym berdasarkan data yang ada, Bjorka hanya menyalin lalu menginput lagi dan seterusnya begitu. Sehingga datanya menjadi banyak sampai jutaan.

"Aing tau lu punya tim,lu bagian pansos dan tim lu bagian sebar data dan repost. Di situ kelen bisa melihat data yang sama, jadi mereka cuma copy lalu input lagi dan seterusnya sampai jumlahnya banyak sehingga seolah-olah data yang mereka curi itu sebanyak 133M. Padahal ya cuma 200 an doang dan itu pun data dump," tulis sang hacker.

Sedangkan Pemuda asal desa Klayan Kecamatan Gunung Jati yang dituduhkan sebagai Bjorka tersebut telah membantah. Fikri menjelaskan bahwa dirinya bukan sosok Bjorka seperti yang dituduhkan saat diwawancarai melalui video berdurasi 2 menit 9 detik.

Baca Juga: Perkuat Posisi Perempuan dalam Peradaban, KUPI Bakal Digelar di Semarang dan Jepara

“Nama saya ramai dibicarakan dan dituduh hacker Bjorka. Itu bukan saya,” ucapnya dalam video, Rabu (14/09).

Pria yang mengaku sebagai editor video tersebut mengaku merasa marah karena namanya tiba-tiba ramai dibicarakan satu Indonesia. Agar tidak melebar kemana-mana, Fikri mengatakan dirinya langsung menghubungi Polres Cirebon untuk meminta perlindungan.

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Artikel Terkait

Terkini

X