• Selasa, 4 Oktober 2022

Perkuat Posisi Perempuan dalam Peradaban, KUPI Bakal Digelar di Semarang dan Jepara

- Minggu, 11 September 2022 | 10:18 WIB
Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) (Kemenag.go.id)
Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) (Kemenag.go.id)

Jatengpost.comUntuk memperkuat posisi perempuan dalam peradaban, Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) kembali diselenggarakan. Kongres yang kedua ini akan diadakan pada 23- 26 November 2022 di Semarang dan Jepara, Jawa Tengah. KUPI II mengambil tema “Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Perdaban yang Berkeadilan”.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari KUPI I yang sukses diselenggarakan di Cirebon pada tahun 2017. Setelah kongres yang pertama, KUPI yang awalnya merupakan kegiatan sebuah kongres, bertransformasi menjadi sebuah gerakan yang mengakar di tengah masyarakat.

KUPI menjadi momentum historik yang menyatukan inisiatif-inisiatif komunitas dan lembaga- lembaga yang bergerak pada pemberdayaan perempuan, baik di kalangan akademisi, aktivis organisasi keislaman, praktisi pemberdayaan di akar rumput, bahkan para aktivis gender.

Baca Juga: Setelah Menelanjangi Jhonny G Plate, Hacker Ilegal Bjorka Ancam Bocorkan Data MyPertamina dan Kenaikan BBM

KUPI juga menginspirasi lahirnya komunitas-komunitas ulama perempuan di berbagai daerah, seperti Komunitas Ngaji Keadilan Gender Islam, Komunitas Mubadalah, simpul dan komunitas ulama perempuan Rahima, jaringan perempuan pengasuh pesantren dan mubalighat, jaringan ibu nyai nusantara, jaringan ning-ning nusantara, dan yang lain.

Isu-isu keadilan gender Islam, melalui tokoh-tokoh KUPI, juga diserap media-media populer yang mainstream di Indonesia, seperti Islami.co, NU Online, Republika, Bincangsyari’ah, Iqra.id, Alif.id, Mubadalah.id, Rahma.id, Qobiltu.com, dan banyak lagi yang lain. Kelahiran KUPI, juga sekaligus seperti membuka jalan bagi membanjirnya berbagai konten kreatif isu-isu keadilan gender Islam, yang sebelumnya sangat minim, bahkan bisa dibilang tidak tersedia.

Secara garis besar ada lima poin yang akan dihasilkan dari KUPI ke-2 ini. Pertama, paradigma dan metodologi. Ini mencakup isu-isu mengenai paradigma KUPI, sumber-sumber pengetahuan dan gerakan KUPI, metodologi keputusan sikap dan pandangan keagamaan KUPI.

Baca Juga: Data Lengkap Pribadai Jhonny G Plate Berhasil Dibobol, Bjorka: Happy Birth Day

Perspektif perempuan sebagai basis rujukan pengetahuan, aktivisme, dan fatwa dalam KUPI, konseptualisasi dan implementasi kerangka maqashid syari’ah, pendekatan ma’ruf, pendekatan mubadalah, pendekatan keadilan hakiki dalam pengetahuan dan kerja-kerja praktis KUPI.

Halaman:

Editor: Amin Aulawi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X