• Selasa, 4 Oktober 2022

Tanda Tangani Petisi Penolakan Pembangunan Gereja, Wali Kota Cilegon: Memenuhi Keinginan Masyarakat

- Kamis, 8 September 2022 | 21:50 WIB
wali kota cilegon menandatangani petisi penolakan pembangunan gereja
wali kota cilegon menandatangani petisi penolakan pembangunan gereja

Jatengpost.com - Viral video rekaman amatir Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian dan Wakilnya, Sanuji pentamarta menandatangani petisi penolakan pembangunan Gereja di atas kain berwarna putih, pada Rabu (7/9).

Di dalam video yang berdurasi 2 menit 20 detik tersebut terlihat sekelompok masyarakat mengatas namakan Komite Penyelamat Kearifan Lokal Kota Cilegon yang terdiri dari para Kiai dan Ulama berada di dalam Kantor Wali Kota Cilegon menemui Helldy.

kain putih berukuran dua meter yang belakangan disinyalir selembar kain kafan digunakan sebagai media untuk menandatangani petisi. Satu persatu mulai dari Ustadz-Ustadzah, Kiai, Sesepuh dan Ulama beserta Wali Kota, Wakil Wali Kota dan jajarannya menandatangani petisi penolakan pembangunan Gereja di atas kain kafan tersebut.

Baca Juga: Drama Pinangki, Vonis 10 Tahun Kurungan Penjara, Disunat 4 Tahun, Dibui cuma 1 Tahun 1 Bulan

Menanggapi video yang kini viral di media sosial tersebut, dia berdalih hanya memenuhi keinginan Masyarakat yang datang ke kantornya.

"Hal tersebut adalah memenuhi keinginan masyarakat Kota Cilegon yang terdiri dari para ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan organisasi masyarakat," ungkap Helldy memberi keterangan ke wartawan, pada Kamis (8/9).

Sebelumnya, Helldy mengaku panitia pendirian Gereja telah menemuinya pada Selasa 6 September lalu. Menurut Helldy, mereka menyampaikan akan menempuh proses sesuai Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9 dan 8 Tahun 2006.

Baca Juga: Negara Dikepung Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Pemerintah Putuskan PPKM Level 1 Seluruh Wilayah RI

Meski demikian, Helldy juga mengaku hingga sekarang pihaknya masih belum menerima laporan dokumen permohonan pendiian Gereja. Oleh karena itu pemerintah setempat belum dapat memprosesnya.

Kader partai Berkaya itu menyebutkan, syarat yang belum dipenuhi panitian pembangunan gereja yaitu dukungan masyarakat sekitar, rekomendasi Kemenag Cilegon, dan rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X