• Selasa, 4 Oktober 2022

Drama Pinangki, Vonis 10 Tahun Kurungan Penjara, Disunat 4 Tahun, Dibui cuma 1 Tahun 1 Bulan

- Kamis, 8 September 2022 | 00:04 WIB
Drama Pinangki, Vonis 10 Tahun Kurungan Penjara, Disunat 4 Tahun, Dibui cuma 1 Tahun 1 Bulan
Drama Pinangki, Vonis 10 Tahun Kurungan Penjara, Disunat 4 Tahun, Dibui cuma 1 Tahun 1 Bulan

Jatengpost.com - Dalam waktu kurang dari dua tahun masa kurungan penjara, mantan Pinangki">jaksa Pinangki Sirna Malasari, terpidana kasus suap resmi dibebaskan dari lapas kelas IIA Tangerang setelah mendapat program Pembebasan Bersyarat pada, Selasa (6/9).

Sebelumnya, Pinangki yang dituduh menerima suap sebesar USD 450 ribu dari Joko Soegiarto Tjandra alias Joko Tjandra untuk mengurus fatwa MA hanya dituntu 4 tahun penjara oleh jaksa di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Selain itu, Pinangki juga dituduh melakukan tindak pidana pencucian uang (TTPU).

"Menuntut majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta yang mengadili perkara ini memutuskan menyatakan terdakwa Pinangki Sirna Malasari telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam dakwaan subsider dan dakwaan kedua tentang TPPU, dan dakwaan ketiga subsider," ungkap jaksa Yanuar Utomo saat membacakan amar tuntutan di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2021).

Baca Juga: Negara Dikepung Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Pemerintah Putuskan PPKM Level 1 Seluruh Wilayah RI

Setelah dituntut 4 tahun penjara atas 2 tuduhan tersebut, Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan Pinangki diberikan vonis kurungan penjara lebih lama dari tuntukan jaksa. Mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi 2 pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung (Kejagung) tersebut divonis selama 10 tahun kurungan penjara serta denda Rp. 600 juta setelah terbukti menerima suap sebesar USD 450 dari Joko Tjandra dan melakukan TPPU serta pemufakatan jahat.

Pinangki dinyatakan melanggar Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor. Kemudian terbukti bersalah dengan melanggar Pasa 15 jo, Pasal 13 Tipikor karena melakukan pemufakatan jahat, dan terbukti melakukan pencucian uang, yaitu Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan TPPU. 

"Menjatuhkan hukuman pidana hukum kepada terdakwa dengan pidana 10 tahun penjara dan denda Rp 600 juta, dengan ketentuan apabila tidak tidak dibayar maka diganti pidana kurungan selama 6 bulan," vonis hakim ketua, Ignasius Eko Purwanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (8/2/2021).

Baca Juga: Komnas Perempuan Ngotot Lindungi Putri Candrawati Sebagai Korban Pelecehan, LPSK Beberkan Banyak Kejanggalan

Belum selesai sampai di situ. Keberatan dengan putusan hakim yang memvonisnya selama 10 tahun kurungan penjara, Pinangki mengajukan permohonan banding untuk mengurangi masa hukuman. 

Dalam masa banding tersebut jaksa juga meminta hakim pengadilan tinggi untuk menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Korps Adyaksapun menyetujui permintaan banding jaksa dengan hukuman 10 taun penjara

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X