• Selasa, 4 Oktober 2022

Negara Dikepung Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Pemerintah Putuskan PPKM Level 1 Seluruh Wilayah RI

- Selasa, 6 September 2022 | 23:46 WIB
Negara Dikepung Demonstarasi Tolak Kenaikan BBM, Pemerintah Putuskan PPKM Seluruh Wilayah RI Per Hari Ini
Negara Dikepung Demonstarasi Tolak Kenaikan BBM, Pemerintah Putuskan PPKM Seluruh Wilayah RI Per Hari Ini

Jatengpost.com - Di tengah kepungan Demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM di seluruh wilayah, pemerintah memutuskan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Melalui Instruksi Mendagri No. 42 dan 43 Tahun 2022 Pemerintah memberlakukan PPKM level 1 di wilayah Jawa Bali dan luar Jawa Bali hingga Senin (3/10). Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal Za beralasan hal tersebut dikarenakan hingga saat ini positifity rate di Indonesia selama 30 hari terakhir masih di atas standar normal yang ditetapkan WHO.

"Hasil assessment PPKM kali ini dan berdasarkan pertimbangan para ahli masih ditetapkan seluruh daerah di Indonesia berada di Level 1. Namun kita tetap harus terus waspada karena hingga saat positivity rate kita selama 30 hari ke belakang masih di atas standar normal yang ditetapkan WHO, yaitu 5 persen," ungkap Safrizal dalam keterangan resminya, Senin (5/9).

Baca Juga: Komnas Perempuan Ngotot Lindungi Putri Candrawati Sebagai Korban Pelecehan, LPSK Beberkan Banyak Kejanggalan

Sementara itu, gelombang semangat demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM terus dikobarkan sejak Senin (5/9). Hampir seluruh wilayah di Indonesia telah mengadakan aksi unjuk rasa yang diinisiasi oleh buruh dan mahasiswa.

3.000-5.000 massa aksi yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggeruduk gedung DPR RI, Jakarta pada Selasa (6/9) pukulm 10.00. KSPI menuntut DPR RI untuk membentuk panitia kerja atau panitia khusus BBM untuk agar harga BBM diturunkan kembali. 

Selain menolak kenaikan harga BBM, Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan pihaknya juga membawa isu yang lebih luas. KSPI menolak omnibuslaw, UU Cipta Kerja dan menuntut pemerintah untuk menaikan UMK 2023 sebesar 10-13 persen.

Baca Juga: Ironi! Harga Minyak Dunia Turun, Jokowi Justru Menaikan Harga BBM

Di waktu dan tempat yang sama, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) mengajak dan mengundang seluruh mahasiswa untuk menggelar aksi serentak mulai hari ini hingga tanggal 10 September.

Kemudian massa aksi dari seluruh elemen buruh di Sumatera Utara (Sumut) juga menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut. Massa aksi juga menuntut pemerintah untuk kembali menurunkan harga BBM seperti semula. Jika suara mereka tidak didengar pemerintah, Massa aksi mengancam akan terus melakukan menggelar aksi dengan membawa jumlah massa yang lebih besar.

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X