• Selasa, 4 Oktober 2022

Komnas HAM Kembali Hidupkan Isu Pelecehan Seksual Brigadir J, Pengacara Keluarga : Polisi Dintervensi

- Sabtu, 3 September 2022 | 03:29 WIB
komnas ham kembali hidupkan isu pelecehan seksual
komnas ham kembali hidupkan isu pelecehan seksual

Jatengpost.com - Isu pelecehan seksual yang tidak terbukti terjadi dilakukan oleh Brigadir Nofriansyah Yosua Huatabarat alias Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan dalam rentetan drama pembunuhan Brigadir J sebelum dibantai Sambo cs kembali dihidupkan dalam proses penyidikan. Kini Brigadir J kembali diisukan melakukan pelecehan terhadap Putri Candrawati (PC) di Magelang

Kali ini, isu yang tidak dan terbukti telah dibantah oleh Bareskrim Polri tersebut dimunculkan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Bertindak bagaikan juru bicara dan pembela pelaku, bahkan melebihi penyidik, Komnas HAM, menurut pengacara keluarga Brigadir J, Eka Prasetya tindakan tersebut adalah bentuk penghinaan bagi institusi Polri. 

Eka menilai Komnas HAM berusaha mengintervensi tindakan kepolisian dalam proses penyidikan. Eka meminta polisi untuk kembali menyelidiki kenapa hal tersebut bisa terjadi.

Baca Juga: PKKP Disporapar Jateng Gandeng Ikatan Pemuda Desa (IPDA) Launching Desa Wisata Babadan

"Polisi sudah mengeluarkan SP3, dicoba untuk diintervensi. Tolong diselidiki lagi, ini kenapa kok bisa begitu," ujar Eka pada Jumat (2/9).

Sebagai lembaga negara non pemerintah yang menjunjung tinggi HAM, Eka menyayangkan justru Komnas HAM malah lebih condong membela pelaku dan tidak memikirkan perasaan keluarga Brigadir J. Dalam kasus ini, Brigadir J jelas menjadi korban lantaran tewas ditembak Bharada Elizer atas perintah Ferdi Sambo.

"Terus kenapa sekarang Komnas HAM mau memunculkan itu lagi untuk menciptakan sengkarut," ungka Eka lagi.

Baca Juga: Lord Rangga Jadi Calon Ketua Umum Persab Brebes, Warganet: Ngeri Nggak Tuh!

Sebelumnya, diungkapkan oleh Komisioner Komnas HAM Bidang Penyuluhan, Beka Ulung Hapsara Komnas HAM menyimpulkan adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada PC. Hal tersebut disampaikan Beka ketika membacakan laporan penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J, Kamis (1/9).

"Terdapat dugaan kuat terjadi peristiwa kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Saudari PC di Magelang tanggal 7 Juli 2022," ucap Beka.

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X