• Jumat, 30 September 2022

Memiliki 14 Ribu Anggota, Kepengurusan Khilafatul Muslimin Didominasi Mantan Napiter

- Kamis, 16 Juni 2022 | 18:21 WIB
23 Anggota Khilafatul Muslimin Ditetapkan sebagai tersangka Penyebaran  Ajaran Berlawanan Pancasila
23 Anggota Khilafatul Muslimin Ditetapkan sebagai tersangka Penyebaran Ajaran Berlawanan Pancasila

Jatengpost.com – Organisasi Masyarakat (Ormas) Khilafatul Muslimin terus menjadi perhatian kepolisian setelah pimpinan tertinggi, Abdul Qadir Baraja tertangkap atas dugaan ideologi yang berlawanan dengan Pancasila.

Terbaru Polda Metro Jaya mengungkapkan hingga saat ini telah ditemukan ada 14 ribuan warga yang tergabung dalam Khilafatul Muslimin. Hal tersebut disampaikan oleh Ditreskrimum Polda Metro jaya, Kombes Hengki Haryadi dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/6).

Menurutnya, data warga yang terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin ditunjukkan dengan adanya KTP khusus milik anggota Ormas tersebut,. Kemudian di dalam KTP tersebut tercantum nomor induk warga yang sementara baru mencapai 14 bribu orang.

Baca Juga: 23 Anggota Khilafatul Muslimin Ditetapkan sebagai tersangka Penyebaran Ajaran Berlawanan Pancasila Baca Juga: 23 Anggota Khilafatul Muslimin Ditetapkan sebagai tersangka Penyebaran Ajaran Berlawanan Pancasila

"Kami temukan puluhan ribu data warga Khilafatul Muslimin ini ormas ini, yang ditunjukkan dengan ada namanya KTP, kalau mereka ada namanya nomor induk warga. Yang ditemukan baru 14 ribu (orang)," ungkap Hengki.

Ormas Khilafatul Muslimin, pihak kepolisian menyampaikan tengah membangun sistem negara dalam negara denganb sistem pemerintahan sendiri. Polisi juga mengungkapkan, struktur kepengurusan Ormas tersebut diketahui terdiri atas para mantan narapidana kasus terorisme. Semuanya merupakan alumni Jamaah Islamiyah (JI), Negara Islam Indonesia (NII), maupun Jamaah Asharut Daulah (JAD).

"Dari struktur kepengurusan itu banyak di antaranya eks napiter, apakah itu JI, JAD, NII," sebut Hengki.

Baca Juga: Tak ingin Kasus Khilafatul Muslimin Berlanjut, Polri lakukan Pendalaman Penyelidikan

Terkait dengan system negara di dalam negara yang dibangun Khilafatul Muslimin, Hengki mengatakan menurut hasil pemeriksaan pihaknya menemukan fakta bahwa adanya hierari dalam struktur kepemimpinan. Mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat paling rendah, yakni kelurahan.

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X