• Jumat, 30 September 2022

Minimalisir Wabah PMK, Menjelang Idul Adha Kementan Tetapkan Prosedur Penanganan Hewan Kurban

- Jumat, 10 Juni 2022 | 22:14 WIB
ilustrasi hewan kurban
ilustrasi hewan kurban

Jatengpost.com – Untuk meminimalisir dampak dan penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), menjelang hari raya Idul Adha, Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan sejumlah prosedur penanganan hewan ternak yang akan dijadikan kurban.

Nasrullah, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Kementan mengatakan, seperti dikuti dari Antara, pada Jumat (10/6) hewan ternak yang akan dijadikan kurban menjelang Idul Adha didatangkan dari daerah yang bebas PMK. Bukan dari kabupaten atau kota yang termasuk dalam zona merah penyebaran wabah tersebut.

"Hewan berasal dari wilayah hijau, dan bukan berasal dari daerah kabupaten-kota yang masuk dalam zona merah atau terkonfirmasi PMK berdasarkan hasil laboratorium," jelasnya, Jumat (10/6).

Baca Juga: Wabah PMK Semakin Menyebar, 106 Hewan Ternah di Aceh Barat Diduga Terpapar

Di Indonesia, Nasrullah mengatakan ketersediaan hewan ternak untuk kurban yang terdiri dari kambing, sapi, kerbau dan domba mencapai 2.205.660 ekor hingga 10 Juni 2022. Menurutnya, proyeksi kebutuhan pemotongan hewan kurban mencapai 1.814.402 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 696.574 ekor sapi, 19.652 ekor kerbau, 733.784 ekor kambing dadn 364.393 ekor domba.

"Proyeksi ini mempertimbangkan kenaikan jumlah pemotongan hewan kurban sebesar 5 hingga 10 persen dari jumlah pemotongan tahun lalu 2021," jelasnya.

Demi meminimalkan penyebaran wabah PMK, Nasrullah mengatakan pihaknya telah menerbitkan petunjuk teknis pelaksaan pemotongan kurban saat wabah PMK yang dapat dipedomani di seluruh daerah.

Baca Juga: Jasad Mendiang Eril Keluarkan Wangi Daun Eucalyptus, apa itu Daun Eucalyptus?

Lebih lanjut, Nasrullah mengaku pihaknya juga melakukan rekayasa jalur disribusi hewan kurban ke Pulau Jawa guna mencegah penyebaran wabah. Kemudian melakukan pendataan dan sosialisasi PMK ke pedagang hewan kurban.

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X