• Selasa, 28 Juni 2022

Perjuangan Tidak Pernah Surut! Warga Wadas Lakukan Aksi Ruwatan Kendi di Depan Kantor Gubernur

- Senin, 6 Juni 2022 | 19:53 WIB
pamvlet aksi wadas melawan
pamvlet aksi wadas melawan

Jatengpost.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-dunia yang jatuh pada hari ini, Warga Wadas dan Solidaritas melakukan aksi Ruwatan Kendi di depan Kantor gubernur Jawa Tengah, Senin (6/6).

Belum padam, perlawanan Warga Desa Wadas untuk mempertahankan lingkungan hidupnya yang telah melahirkan pengetahuan, sejarah serta budaya hingga hari ini masih terus diperjuangkan.

Kendati serangkaian teror, intimadasi dan kekerasan dari pemiliki kepentingan masih terus dilakukan, semangat perjuangan warga desa Wadas tidak pernah surut. Masih segar dalam ingatan kita pada 8 februari lalu, ribuan personil aparat Polres Purworejo dengan brutal memprovokasi dan mengintimidasi warga desa untuk menyetujui tanahnya direbut untuk tambang batu andesit sebagai penyuplai kebutuhan pembangunan Proyek Strategi Nasional (PSN) Bendungan Bener di Kecamatan Bener, Purworejo.

Baca Juga: Sepekan Pencarian tak Dapat Hasil Signifikan, Keluarga Ikhlaskan Kepergian Eril

Bahkan teror tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh yang empunya kepentingan, peristiwa serupa juga pernah terjadi pada 23 april 2021 silam. Peristiwa tersebut berhasil meninggalkan trauma yang mendalam bagi warga Wadas. Khususnya bagi kaum renta seperti perempuan, orang tua lanjut usia dan anak-anak tanpa ada pemulihan psikis yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara.

Aksi yang diinisiasi oleh Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempa Dewa) tersebut, melakukan tiga serangkaian aksi. Dalam salah satu rangkaian aksi tersebut, massa melakukan ruwatan kendi.

Dalam keterangan tertulis, nilai-nilai yang terkandung dalam aksi ruwatan kendi merupakan cerminan warga Wadas dalam mempertahankan kelestarian lingkungan, pengetahuan, sejarah dan kebudayaan serta sumber-sumber penghidupan yang telah terjalin dalam kehiduoan mereka dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Pulang ke Indonesia, Ibunda Eril Sampaikan Pesan Haru untuk Anaknya

"Nilai-nilai itu kembali mereka cerminkan dengan membawa kendi dalam aksi menyambut Hari LIngkungan Hidup sedunia kali ini. Kendi menjadi simbol penghormatan warga Wadas terhadap sumber air yang merupakan elemen penting bagi kehidupan dan menjadi elemen private bagi perempuan. Sumber mata air itu akan terancam rusak, bahkan hilang apabila aktivitas pertambangan berhasil masuk ke Desa Wadas," seperti dikutip dari keterangan tertulis, pada Senin (6/6).

Halaman:

Editor: Anjas Jazuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X