• Minggu, 23 Januari 2022

Jokowi Beri Instruksi Kapolri agar Tidak Ada Lagi Kriminalisasi Kebebasan Berpendapat

- Jumat, 10 Desember 2021 | 13:44 WIB
images (45)
images (45)

Tepat di hari hak asasi manusia (HAM) yang jatuh hari Jum'at 10 Desember 2021. Presiden RI Jokowi Widodo (Jokowi) mengintruksikan kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar tidak ada lagi kriminalisasi kebebasan berpendapat dengan menggunakan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Intruksi tersebut beliau sampaikan bertepatan dengan hari HAM Sedunia yang jatuh pada hari ini. "Jangan ada kriminalisasi terhadap kebebasan berpendapat," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat. Jokowi dalam sambutan pidatonya telah menegaskan agar mengedepankan edukasi dan langkah persuasif dalam menangani perkara yang berkaitan dengan UU ITE. UU ITE tersebut menurut banyak orang, dapat dengan mudah menjebloskan seseorang ke penjara. Intruksi langsung ke Kapolri agar menindak dengan edukasi dan persuasif demi menurunkan banyaknya pelanggaran HAM di Indonesia. "Kapolri sudah tindak lanjuti perintah yang saya instruksikan untuk depankan edukasi dan langkah persuasif dalam penanganan perkara ITE," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo itu. Kasus yang terjadi pada Baiq Nuril dan Saiful Mahdi yang tersangkut UU ITE yang telah mendapat amnesti sebagai bukti kebebasan berpendapat. Sementara itu beliau juga mengingatkan agar kebebasan berpendapat juga dapat mempertanggung jawabkan atas apa yang dilakukannya. "Atas dukungan DPR, saya telah memberikan amnesti terhadap Bu Baiq Nuril dan juga bapak Saiful Mahdi yang divonis melanggar UU ITE. Saya ingatkan kebebasan pendapat dilakukan secara bertanggung jawab kepada kepentingan masyarakat yang lebih luas," tuturnya.

Editor: Nandang

Terkini

X