• Selasa, 4 Oktober 2022

Sebanyak 174 Siswa di Sragen Nunggak Biaya Senilai Ratusan Juta Sejak 2014

- Minggu, 21 Maret 2021 | 11:19 WIB
Upacara SMK Pelita Bangsa Sumberlawang
Upacara SMK Pelita Bangsa Sumberlawang

Jatengpost.com - Sebanyak 174 Siswa di SMK Pelita Bangsa Sumberlawang, Sragen, belum melunasi biaya administrasi atau melakukan penunggakan. Diketahui, tunggakan yang dilakukan oleh siswa tersebut, terjadi sejak tahun 2014, atau beberapa tahun sejak siswa lulus dari sekolah. Minggu, (21/3). Dalam hal ini, Kepala Sekolah SMK Pelita Bangsa Sumberlawang, Andi Kusnanto, menyebutkan nilai tunggakan mencapai angka seratusan juta rupiah. "Menurut catatan kami, sejak tahun 2014 hingga 2019 ada kewajiban sekitar Rp 174.445.000. Ini belum termasuk (lulusan) tahun 2020 karena dianggap masih bisa membayar," kata Andi.

Tunggakan Siswa 

Andi menyebutkan, nilai rata-rata tunggakan seorang siswa mencapai Rp 1 juta. Dana tersebut merupakan biaya pendidikan yang belum dibayarkan sampai mereka lulus. "Sekitar 174 anak. Untuk data by name-nya kita ada. Jadi mayoritas adalah biaya selama proses pendidikan seperti uang SPP, uang ujian dan praktik," terangnya. Meski demikian, Andi menyadari adanya siswa-siswi yang mayoritas merupakan kalangan tidak mampu. Untuk alasan itu, pihaknya tidak pernah menagih secara khusus. Pihak sekolah, memilih untuk mendoakan dengan harapan, tingkat ekonomi siswa-siswi pasca lulus membaik, dan memiliki kemampuan untuk melunasi. "Sekolah tidak pernah menagih. Karena mayoritas siswa yang masuk sekolah kami mayoritas tidak mampu secara ekonomi, makanya pihak sekolah memberikan keringanan. Pihak sekolah hanya bisa berdoa saja," terangnya. Untuk itu, Andi masih berharap supaya dana tersebut bisa mengalir kesekolah. Ia mengungkapkan, mesti tidak ada halangan mengganggu segala operasional. Namun, jika dana tersebut kembali, akan banyak manfaat yang dapat dilakukan oleh sekolah. "Untuk operasional sekolah sebenarnya tidak terganggu. Hanya, dampaknya adalah tidak ada dana untuk pengembangan, penelitian, penulisan jurnal, maupun memberi support guru yang potensial untuk sekolah S-2 maupun S-3," tutupnya.

Editor: Nandang

Tags

Terkini

ASKOPIS Gelar KNKI IV dan Kongres IV di Yogyakarta

Selasa, 26 Juli 2022 | 17:14 WIB

Apa Itu Kapilaritas Pada Tumbuhan?

Kamis, 28 April 2022 | 14:18 WIB
X