• Sabtu, 20 Agustus 2022

Grebeg Maulud di Banjarnegara Angkat Potensi Wisata Telaga Dringo

- Minggu, 28 November 2021 | 07:15 WIB
WhatsApp Image 2021-11-27 at 17.37.14
WhatsApp Image 2021-11-27 at 17.37.14

Jatengpost.com - Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda (PKKP) sukses menyelenggarakan Grebeg Maulud di Desa Pekasiran, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu, 27 November 2021. Grebeg Maulud merupakan rangkaan kegiatan pengembangan desa wisata yang menyelaraskan tiga aspek kehidupan yakni Hablum Minallah, Hablum Minannas, dan Hablum Minal 'alam. Pendamping Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda (PKKP), Arifin Kusuma Wardani mengatakan, tiga aspek tersebut bernilai ibadah dan merupakan misi kehidupan manusia sebagai khalifah di muka bumi. “Tiga hal itu yang menjadi konsep kegiatan karena selaras dengan pemikiran Ahlussunah Wal Jama'ah. Dengan implementasi kegiatan pengajian, sholawatan, pameran kuliner, folk and heritage dan tanam pohon sebagai wujud cinta terhadap alam,” kata Arifin Kusuma Wardani kepada Jatengpost.com, Minggu, 28 November 2021. Bersama sahabatnya Albait Fikri, Arifin yang juga sebagai Ketua Ikatan Pemuda Desa (IPDA) Indonesia mengatakan bahwa Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta, tapi akan bercahaya karena lilin di desa. Alasan itulah yang mendorong PKKP terus bergerak untuk mengangkat berbagai potensi yang dimiliki desa.

Rangkaian Kegiatan Grebeg Maulud

-
Kepala Desa Pekasiran Muhammad Ali mengatakan, kegiatan Grebeg Maulud merupakan tindak lanjut pelatihan SDM pemuda desa setempat bersama masyarakat yang di adakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Jawa Tengah. “Harapannya dengan adanya kegiatan Grebeg Maulud bisa memompa semangat warga Desa Pekasiran dalam mengembangkan Desa Wisata,” tutur Muhammad Ali. Rangkaian kegiatan Grebeg Maulud meliputi pengajian, sholawatan, pemaran kuliner, penanaman pohon dan penampilan karya seni untuk menghidupkan kebudayaan nenek moyang. PLH Bupati Banjarnegara H. Syamsudin menambahkan, kegiatan Grebeg Maulud perlu di lestarikan terlebih lagi rangkian penanaman pohon yang merupakan bentuk cinta terhadap alam. "Dulu saya pernah menanam pohon di wilayah Telaga Dringo ini, memang pemandanganya sangat bagus dan kelestarian alam perlu kita jaga,” katanya.

Kembangkan Wisata Telaga Dringo

-
Wisata Telaga Dringo adalah tempat yang menjadi fokus pengembangan dalam kegiatan ini. Danau kecil alami ini memiliki peninggalan sejarah berupa makam beberapa wali dan pemandangan indah yang biasa dikenal dengan sebutan Ranu Kumbolonya Jawa Tengah. Pengelola Telaga Dringo mengungkapkan, pengunjung yang ingin berkemah atau sekadar jalan-jalan wajib menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Pada masa pandemi seperti saat ini, pengunjung diwajibkan pula menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Editor: Nandang

Tags

Terkini

Terpopuler

X